Rabu, 10 Oktober 2012

Dan tuhanpun ikut cemburu

sejak itu 11 september
sesosok tubuh terbaring
berselimut sepi dalam damai

tuhan....mengapa begitu cepat
Engkau panggil sang pelipur nan bersahaja
bukankah Kau tau cinta kami padanya..
sungguh...tak kami mengerti
akan CEMBURUMU

tangisan sepi
lara kehilangan
rintihan sedih
malam ini disini,iringi pergimu
saat sang pagi melepasmu...
haru beruntai untai terasa
pelosok negri teteskan air mata
ukir namamu
      "ROBI'AH AL-ADAWIYAH"  fii hadza zaman
kini kau takkan kembali
namun senyummu...
hadirkan nafasmu abadi
selamat jalan IBU...
doakan kami dalam damaimu....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar